TUGAS SOFTSKILL BAHASA INDONESIA
SHINTIA EFRIYANI
26211751
3EB10
Bidang Usaha yang Prospektif Saat Ini
Bisnis waralaba atau franchise akhir-akhir ini
telah menjadi salah satu trendsetter yang memberi warna baru dalam dinamika
perekonomian Indonesia. Animo masyarakat terhadap munculnya peluang usaha
waralaba sangat signifikan. Animo ini tercermin dari dua hal, yakni jumlah
pembeli waralaba dan jumlah peluang usaha yang terkonversi menjadi waralaba.
Oleh karena itu, ke depan, bisnis waralaba akan terus tumbuh, terutama untuk
waralaba jenis makanan. Mengutip data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), dari total bisnis
waralaba tahun 2011 yang senilai Rp130 triliun, sebesar 35% atau sekitar Rp45
triliun disumbangkan dari sektor makanan. Dibandingkan sektor lain, sektor
makanan menjadi pilihan paling favorit bagi investor waralaba, karena sektor
ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga dinilai memiliki prospek
yang sangat cerah. Sudah terbukti pula banyak franchise makanan bisa tumbuh
besar.
Waralaba makanan bisa meraih sukses besar
karena beberapa factor, seperti :
Pertama, karena semua orang butuh makan. Lebih dari
itu, makan-makan saat ini justru menjadi lifestyle. Semakin bertebarannya
tayangan kuliner di TV dan menjamurnya mall hingga di pelosok daerah jelas
sangat mendukung trend ini.
Kedua, franchise selalu identik dengan pelayanan,
mutu produk, dan harga yang ditawarkan. Dalam keadaan kurang informasi,
misalnya saat bepergian, orang cenderung akan memilih franchise, karena
dimanapun pelayanan, produk, dan harganya sama. Seorang konsumen cenderung
tidak ingin mencoba-coba lokasi makanan yang sama sekali baru yang berisiko
harus membayar harga tinggi dengan rasa yang pasaran.
Ketiga, waralaba makanan begitu sukses karena dunia
kuliner di negeri ini begitu kaya
raya. Hasil alam kita banyak yang bisa diubah menjadi aneka makanan yang mampu
memikat lidah. Karena itu pula, banyak orang optimistis bahwa franchise lokal
akan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Keempat, waralaba mampu meningkatkan gengsi sejumlah
makanan tradisional.
Kelima, skala franchise makanan juga sangat luas,
dari investasi bernilai miliaran per outlet hingga jutaan rupiah saja untuk
kelas kaki lima. Yang skala kecilpun hasilnya tetap menggiurkan karena
penyebarannya bisa relatif cepat.
Trend bisnis waralaba di Indonesia diproyeksikan
akan tetap menjanjikan selama baik franchisor maupun franchisee memegang teguh
komitmen untuk terus menerus meningkatkan kualitas produk atau jasa yang mereka
jual. Pemilik usaha yang ingin mewaralabakan usahanya untuk publik harus
benar-benar membenahi sistemnya sebelum berani menjual konsep bisnisnya ke
publik. Setiap orang yang ingin berkecimpung di bidang waralaba harus menyadari
bahwa usaha ini adalah tipe usaha jangka panjang dan berkesinambungan. Dedikasi terhadap kualitas harus
benar-benar dijaga. Standard Operating Procedure (SOP) yang telah dibuat tidak
hanya dipatuhi tapi juga terus menerus diperbaharui dan ditingkatkan. Kita pun
berharap suatu saat semua pihak waralaba di Indonesia sudah memiliki
profesionalisme dan etos kerja yang tinggi, yang melahirkan sistem yang
benar-benar teruji, sehingga produk dan SDM yang berkualitas dapat benar-benar
terwujud di Indonesia.
Oleh karena itu saya memilih bidang waralaba
untuk bidang usaha yang prospektif saat ini karena bidang usaha tersebut lebih menjanjikan
keuntungannya dibandingkan dengan bidang lainnya dan juga bidang tersebut lebih
banyak peminatnya serta lebih mudah dikembangkan dengan modal yang tidak
terlalu banyak dibandingkan dengan yang lainnya.
http://www.teropongbisnis.com/teropong-usaha/wirausaha/bisnis-peyek-mudah-gurih-dan-menguntungkan/
http://peluangusahabisnisbaru.blogspot.com/2013/09/peluang-usaha-bisnisterbaru.html#sthash.A8D4AeYV.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar