Minggu, 20 Oktober 2013

Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Miss World

Tugas Softskill Bahasa Indonesia 
Shintia Efriyani 
26211751 
3EB10  

Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Miss World
Ajang tahunan khusus perempuan di seluruh dunia akan segera digelar pada 28 September 2013. Pemerintah pun mendukung penyelenggaraan ajang tersebut dan menjamin keamanan bagi para kontestan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Mari Elka Pangestu mengatakan berkat diselenggarakannya acara ini di Indonesia, maka dipastikan kunjungan wisatawan mancanegara akan membludak. Tentu saja ini menjadi berita baik untuk Indonesia, mengingat keberhasilan penyelenggaraan acara ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi negara Indonesia. Dunia pun akan menyorot Indonesia. Penyelenggaraan Miss World memberikan dampak positif bagi Indonesia sendiri, termasuk untuk pertumbuhan ekonomi lokal. Tercatat, 14 persen dari penduduk di seluruh dunia menontonnya setiap tahun.

Ajang Miss World yang diadakan pada tanggal 28 September 2013 lalu juga menuai penolakan dari berbagai kalangan. Mereka yang menolak diselenggarakannya Miss World karena mempermasalahkan pakaian yang akan dikenakan para finalis. Pihak penyelenggara sebelumnya menegaskan acara tersebut akan menampilkan berbagai keragaman budaya dan keindahan Indonesia. Mulai dari kuliner, pemandangan alam, kultur hingga pakaian. Mereka juga menegaskan tidak akan ada kontes bikini dalam ajang tersebut. Tetapi tetap saja hal tersebut tetap menuai penolakan dari berbagai pihak.

Misalnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan rentetan aksi penolakan Miss World di Indonesia tidak akan berakhir antiklimaks atau hilang seiring tetap digelarnya ajang Miss World 2013 di Bali. MUI mengkhawatirkan para peserta akan mengumbar aurat. Penolakan ini dijawab oleh pemerintah yang mengatakan bahwa peserta Miss World tidak akan mengenakan pakaian yang dianggap tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Sebagai gantinya para finalis akan mengenakan pakaian nasional Indonesia.

Pengamat hubungan internasional Universitas Udayana menilai penyelenggaraan kontes kecantikan "Miss World" tidak menguntungkan bagi Indonesia secara ekonomis. Ajang tersebut hanya menguntungkan elite politik tertentu yang memiliki kaitan langsung dengan pebisnis atau penyelenggara, ajang tersebut hanya akan memosisikan Indonesia dikenal sebagai negara liberal. Kegiatan itu untuk mempromosikan pariwisata, dampaknya sangat kecil, kontes tersebut lebih mengedepankan eksploitasi fisik kaum perempuan dari berbagai negara peserta. Tentu para penonton menikmati keindahan tubuh perempuan yang mengenakan busana elegan. Demikian juga bagi masyarakat Bali, ajang tahunan yang digelar berpindah-pindah antarnegara itu tidak memberikan dampak positif secara ekonomi.

Tidak hanya menuai penolakan dari berbagai kalangan tetapi ajang tersebut juga harus dipindah lokasikan. Agenda puncak penyelenggaraan Miss World 2013 yang rencananya digelar di Sentul dipindahkan ke Bali. Dengan demikian pemerintah meminta pagelaran Miss World 2013 sepenuhnya digelar di Bali.

Walaupun penyelenggaraan Miss World menuai penolakan dari berbagai kalangan tapi terdapat sisi positif dari penyelenggaraan acara tersebut. Indonesia lebih dikenal dunia. Kebudayaan, tempat-tempat wisata, makanan, pakaian adat dan lain-lainnya lebih diketahui oleh orang banyak. Jadi, baik atau buruknya dampak penyelenggaraan Miss World 2013 kita berharap dengan diadakannya ajang ini di Indonesia dapat membantu pariwisata Indonesia dan dapat meningkatkan pendapatan. Tetapi jika pun tidak diadakanya Miss World di Tanah Air, Indonesia mampu memperlihatkan budaya dan keindahan alam yang kita miliki.

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailopiniindex&kid=1&id=7862
http://www.islampos.com/presiden-sby-batalkan-miss-world-demi-martabat-perempuan-indonesia-77066/
http://politik.kompasiana.com/2013/09/01/dampak-positif-event-miss-world-2013-di-bali-588884.html
http://www.merdeka.com/artis/pemerintah-banyak-dampak-positif-miss-world-2013.html

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/09/09/msuh67-pengamat-miss-world-tidak-untungkan-indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar