Kelebihan dan Kekurangan Penerapan
Jam Malam di DKI Jakarta
Wacana
penerapan jam malam bagi para pelajar di ibu kota masih menuai kontroversi.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan penerapan jam malam mulai
dilaksanakan pada bulan Oktober. Pemerintah berencana menerapkan jam malam bagi
anak sekolah agar para siswa lebih giat lagi belajar terutama di malam hari.
Wacana ini juga digulirkan untuk menghindari anak-anak dari hal-hal negatif.
Kebijakan ini akan menjadi sentilan besar bagi orang tua, apabila orang tua
mampu mengatur anaknya sendiri, maka pemerintah tidak harus turun tangan.
Hingga saat ini pemerintah masih mengkaji dan membahas kelebihan dan kekurangan
penerapan kebijakan tersebut. Sebagai langkah antisipasi anak di bawah umur
berkeliaran pada tengah malam.
Pemerintah
Provinsi (Pemprov) DKI akan menerapkan jam malam bagi pelajar. Saat ini,
rencana pemberlakukan jam malam bagi pelajar sedang dikaji oleh Dinas Pendidikan
(Disdik) DKI Jakarta. Penerapan jam malam untuk pelajar sangat sulit dilakukan
di Jakarta. Namun, kebutuhan peraturan yang melarang anak-anak di bawah umur
khususnya pelajar keluar tengah malam sangat diperlukan. Mengingat, banyak
sekali kegiatan negatif di malam hari melibatkan anak-anak dibawah umur. Ada
aturan dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Angkutan Lalu Lintas dan
Jalan Raya, pengemudi kendaraan bermotor harus mempunyai Surat Izin Mengemudi
(SIM). Sedangkan untuk mendapatkan SIM telah diatur harus berumur minimal 17
tahun.
Pengkajian
penerapan jam malam bagi pelajar sedang dalam proses pembahasan. Dari proses
tersebut, telah terjadi perdebatan yang alot terhadap kelebihan dan kekurangan
pemberlakukan atura tersebut. Selama peraturan jam malam belum diterapkan,
Kegiatan anak-anak dapat dikontrol dari lingkungan perumahan dan pengawasan
orangtua. Misalnya, anak-anak di bawah umur menginap di hotel pada malam hari
bersama orangtuanya atau berjalan-jalan pada malam hari di sekitar hotel
merupakan hal yang wajar. Tindakan yang tidak wajar bila anak-anak pelajar
membawa kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, dan kebut-kebutan
di jalan raya pada tengah malam.
Dibalik
semua keputusan yang dibuat tentunya terdapat kelebihan dan kekurangan yang
dimiliki. Kelebihan yang bisa didapatkan dari penerapan jam malam ini adalah
pelajar dapat lebih fokus pada pelajaran karena tidak keluar rumah untuk
bermain, bisa menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti tindak
kejahatan. Sedangkan kekurangan dari kebijakan ini yaitu bagi pelajar yang
belajar tambahan atau les hingga malam hari harus membuat jadwal baru.
Banyak
pro dan kontra bermunculan, orang tua tentunya setuju dengan hal ini karena
mereka merasa terbantu dalam mengatur anak-anak muda ini berbeda dengan
siswa-siswi Jakarta, mereka banyak yang menolak kebijakan ini karena tidak
semua pelajar bermain pada saat malam hari. Perhatian dari orang tua dan
pengamanan yang kuat dari berbagai pihak pastinya harus dilakukan demi
tercapainya tujuan yang diinginkan.
Nama
: Shintia Efriyani
NPM
: 26211751
Kelas
: 3EB10
Referensi
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar